Script siaran digunakan untuk mempermudah penyiar radio dalam membawakan program radio. Biasanya script tersebut dibuat oleh produser berdasarkan tema yang sudah ditentukan. Permasalahannya adalah banyak penyiar radio yang membuat script siaran terlalu panjang atau tidak fokus, sehingga script tersebut tidak bisa digunakan karena terlalu sulit dibaca. Berikut adalah 3 langkah menyusun script siaran radio sederhana

  • Tentukan Tema

Dengan menentukan tema terlebih dahulu Anda dapat dengan mudah menyusun hal-hal apa saja yang akan ditulis pada script siaran radio. Penyusunan tema juga dapat membuat script siaran radio lebih fokus, sehingga konten siaran Anda lebih berisi dan mudah dimengerti oleh pendengar.

  • Susun Format Script Siaran

Setelah tema siaran sudah Anda tentukan, langkah selanjutnya adalah menyusun format script radio yang akan dibuat. Format script siaran radio terkadang bisa berbeda dengan penyiar satu dengan yang lainnya, karena penyusunannya tergantung pada kebutuhan penyiar itu sendiri. Namun secara umum format script siaran radio terdiri dari:

  • Nama program radio
  • Judul script siaran
  • Nama penyiar yang bertugas
  • Durasi siaran

Susunan format tersebut dapat membuat script siaran radio Anda lebih mudah dibaca dan dimengerti.

  • Jangan Sepele dengan Tanda Baca

Ketika semuanya sudah terlihat rapi Anda tidak boleh lengah dengan tanda baca yang terdapat pada script siaran radio. Meskipun ketika siaran kita tidak diperkenankan untuk terlihat seperti membaca, ada kalanya kita akan membaca script siaran untuk melacak informasi mana saja yang terlupa untuk disampaikan. Penempatan tanda baca yang baik dapat membantu Anda untuk mengerti kapan harus jeda atau berhenti ketika membaca script siaran radio. Supaya terlihat lebih jelas, tanda baca biasanya dibuat dalam bentuk “//” untuk berhenti dan “/” untuk jeda.

Itulah 3 langkah sederhana dalam membuat script siaran radio. Anda bisa mengembangkannya lagi sesuai dengan kebutuhan siaran. Misalnya saja membagi script siaran berdasarkan kuadran waktu, menambahkan keterangan durasi baca, memberi tanda untuk jeda lagu dan sebagainya. Semakin detil Anda menyusun script siaran radio, akan semakin mudah dalam menggunakannya.