Lastboy

Suka jalan-jalan dan kuliner

Category: Travel (Page 2 of 6)

Serunya Memberi Makan Rusa dari Dekat di Ranca Upas

Ini adalah cerita lanjutan setelah berkemah di Ranca Upas. Menjelang siang kami menuju penangkaran rusa yang tidak jauh dari area perkemahan. Di sini kita dapat melihat belasan rusa dilepas secara bebas dan memberi makan. Untuk masuk ke penangkaran rusa tidak dikenakan biaya sama sekali, cukup membayar uang tiket masuk ke area perkemahan Ranca Upas.

Penangkaran rusa di sini cukup luas, dengan padang rumput yang membentang rusa dapat dengan bebas berlarian. Ada pula saluran parit-parit kecil melintasi rerumputan sebagai drainase yang juga mempercantik area penangkaran. Bila ingin melihat aktifitas rusa, disediakan jembatan kayu supaya pengunjung dapat melihat rusa dari atas.

Di lorong jembatan kayu juga terdapat beberapa papan informasi tentang anatomi tubuh rusa. Namun sayang, tulisan yang tertera pada papan sudah mulai sulit dibaca. Kertas di dalamnya tampak lusuh dan pudar. Pengelola perlu memperbarui papan informasi tersebut supaya dapat lebih layak dibaca.

Papan informasi yang sudah pudar dan sulit dibaca (Foto: www.lastboytahara.com)

Saat itu saya dan rekan-rekan tidak menghabiskan waktu di jembatan kayu, kami langsung menuju ke bawah untuk melihat rusa dari dekat. Penangkaran rusa di sini berbeda dengan penangkaran rusa lainnya, kita dapat melihat rusa dengan bebas. Sama sekali tidak dibatasi oleh kandang. Bahkan kita juga bisa memberi makan rusa dari dekat.

Untuk memancing agar rusa mau mendekat, saat itu kami membeli satu ikat wortel yang dijual di penangkaran seharga Rp 10.000. Kami lalu menuruni tangga dan melambaikan satu buah wortel. Benar saja, beberapa rusa langsung menghampiri kami dan melahap wortel. Pengalaman yang sangat menarik, dapat begitu dekatnya dengan rusa, bahkan sampai bisa mengelus kepalanya.

Penangkaran rusa di Ranca Upas dengan panorama bukit (Foto: www.lastboytahara.com)

Jinaknya rusa di Ranca Upas (Foto: www.lastboytahara.com)

Pengunjung dapat dengan bebas mendekati rusa dan memberi makan (Foto: www.lastboytahara.com)

Meski tampak jinak, tetap harus hati-hati ketika mendekat, sebab tanduk rusa yang sudah dewasa lumayan tajam. Beruntung, kala itu kami ditemani oleh pawang rusa yang mengatur pergerakan rusa. Ia dapat memerintahkan rusa-rusa yang tersebar untuk berkumpul mendekati pengunjung.

Selain kami, saat itu tampak juga pasangan yang sedang melakukan sesi pemotretan prewedding. Pilihan lokasi yang tepat menurut saya, tak banyak lokasi asyik untuk foto bersama rusa-rusa yang dilepas bebas. Apa lagi ditambah dengan keindahan panorama bukit sebagai latar belakangnya. Tak heran bila lokasi ini jadi hit di media sosial. Keren!

 

Bagi pembaca yang tertarik berkunjung ke penangkaran rusa, berikut alamatnya:

Jalan Ciwidey-Patengan Km. 11, Patengan, Rancabali, Bandung, Jawa Barat. Satu lokasi dengan bumi perkemahan Ranca Upas.

Asyiknya Berkemah di Ranca Upas, Bangun Pagi Disuguhi Keindahan Alam

Bulan Februari ini saya mengambil jatah libur singkat dari kantor, yaitu selama tiga hari. Saya langsung menggunakan kesempatan ini untuk berlibur bersama rekan-rekan ke Bandung, pilihan yang pas untuk liburan singkat, sebab perjalanan Jakarta ke Bandung hanya beberapa jam. Lokasi wisata yang kami pilih adalah Ranca Upas, bumi perkemahan yang tengah populer di media sosial karena panorama bukit dan matahari terbit.

Singkat cerita, kami tiba di Ranca Upas pada sore hari dengan kondisi gerimis. Setelah itu kami langsung bergegas mencari spot mendirikan tenda. Kami harus cepat-cepat, sebab gerimis semakin deras dan cuaca mulai dingin. Tidak mungkin kami terus-terusan di dalam mobil. Bisa-bisa, jadinya bermalam di mobil, bukan berkemah. Hahahaha…

Cukup ribet juga ternyata ketika liburan di musim hujan. Tanah yang kami pijak sangat becek dan terkadang ada lubang tanah yang tak terlihat.  Berkeliling mencari spot tenda menjadi menguras tenaga.

Jalan di area perkemahan menjadi becek sehabis hujan (Foto: lastboytahara.com)

Di sini area untuk mendirikan tenda amat luas, pengunjung dapat bebas memilih. Menurut pengamatan saya, lokasi mendirikan tenda ada dua jenis, yaitu area dengan lapisan beton dan area yang hanya beralaskan rumput. Kami memilih area beralaskan rumput, sebab di area ini kita dapat melihat matahari terbit tepat di depan tenda.

Usai menentukan spot, kami kemudian menyewa perlengkapan berkemah. Di sini pengunjung tidak perlu repot untuk berkemah, pengelola ranca upas dan warung-warung makan turut menyewakan perlengkapan berkemah. Mulai dari tenda dengan berbagai macam ukuran, sleeping bag, kayu bakar, senter, dan yang lainnya. Tenda yang disewa pun sudah langsung dipasangakan di lokasi yang diinginkan.

Ketika malam hari tiba, tidak ada banyak hal yang kami lakukan. Hujan deras yang mengguyur Bandung seharian hanya menyisakan udara dingin yang menggigit, suhunya bisa mencapai 17 derajat Celsius. Langit malam hari juga hanya gelap gulita, mungkin karena tertutup awan mendung. Kalau tidak, kami bisa menikmati pemandangan hamparan bintang-bintang di angkasa.

Malam itu kami terpaksa hanya meringkuk di dalam tenda sambil berbagi cerita. Hingga akhirnya, satu per satu dari kami tertidur. Tenggelam dalam cuaca dingin dan lelah.

– – –

Keesokan harinya saya bangun pukul setengah enam pagi. Perlahan-lahan tenda saya buka, berharap silaunya matahari terbit tidak menyilaukan mata. Baru saja tali pintu tenda saya tarik sepanjang 30 cm, udara dingin langsung masuk merambat ke kaki. Brrr! Cuacanya masih dingin menggigit! Setelah pintu tenda terbuka semua, tampaklah cahaya pagi beserta hamparan rumput yang amat segar.

Pagi hari disambut pemandangan bukit yang diselimuti kabut. (Foto: lastboytahara.com)

Memandang lebih jauh, tersaji panorama alam yang menakjubkan berupa hamparan rumput dan bukit yang hijau. Kumpulan kabut yang mengintip dari pepohonan di bukit juga menampilkan suasana pagi yang magis. Sayang, hari ini saya tidak bisa menyaksikan matahari terbit karena sedikit mendung. Saat pukul 7 pagi barulah pesona bukit-bukit di depan tenda mulai terlihat jelas, tanpa tertutup kabut.

Keindahan alam di bumi perkemahan Ranca Upas dengan hamparan rumput dan bukit yang hijau. (Foto: lastboytahara.com)

Pemandangan dari dalam tenda yang langsung menghadap bukit. (Foto: lastboytahara.com)

Setelahnya saya bersiap untuk berkeliling kawasan ranca upas. Di sini ada berbagai spot menarik untuk wisata, seperti waterboom, panahan, outbond, dan penangkaran rusa. Tempat paling hit adalah penangkaran rusa, dimana pengunjung dapat memberi makan rusa dan berfoto. Asyiknya, pengunjung dapat melihat rusa dari jarak yang sangat dekat, tanpa dibatasi kandang.

 

Bersambung…

(Lanjutan) Serunya Memberi Makan Rusa dari Dekat di Ranca Upas

Kolam Renang Vila Meruya yang Bersih dan Nyaman

Pagi ini saya menikmati hari libur dengan berenang di Kolam Renang Vila Meruya yang terletak di kawasan perumahan Vila Meruya, Kembangan, Jakarta Barat. Rekan saya merekomendasikan kolam renang ini karena airnya yang bersih dan kolamnya yang besar. Selain itu ekspektasi saya terhadap kolam renang ini juga besar, sebab terletak di area perumahan, pasti kualitas pelayanan kolam renang juga bagus.

Jadwal buka Kolam Renang Vila Meruya dimulai dari pukul 06.00 – 21.00 WIB. Waktu yang sangat panjang menurut saya, biasanya kolam renang hanya buka sampai jam 5 sore atau jam 7 malam. Mungkin karena terletak di area perumahan, banyak pengunjung yang datang untuk berenang. Sedangkan untuk harga tiket, khusus hari libur Rp 55.000 dan hari biasa sepertinya Rp 45.000, saya agak lupa untuk harga tiket khusus hari biasa.

Saat membayar tiket, saya awalnya kaget harus membayar Rp 55.000 yang menurut saya cukup mahal. Sebab biasanya saya berenang hanya membayar tiket paling mahal di kisaran harga Rp 20.000 sampai Rp 30.000. Tapi setelah melewati pintu loket dan memasuki area kolam, saya rasa harga tiket tersebut sepadan.

Air kolam renang Vila Meruya tampak bersih (Foto: Lastboy Tahara S)

Sejuknya Kolam Renang Vila Meruya karena dikeliling pepohonan (Foto: Lastboy Tahara S)

Kolam Renang Vila Meruya memiliki 3 jenis kolam, yaitu kolam untuk dewasa, anak-anak, dan area bermain prosotan. Airnya juga sangat bersih, bening, tidak ada dedaunan berceceran di atas air. Lantai di pinggir kolam juga sudah dirancang aman untuk berjalan tanpa alas kaki, dilengkapi karpet kasar dan bebatuan agar tidak licin.

Karena berada di area perumahan, suasana kolam renang sangat sejuk. Di pinggir kolam juga disediakan bangku-bangku untuk pengunjung dengan payung. Peralatannya sangat bagus, bangku dan meja tampak terawat dengan baik. Area makan juga disediakan tempat khusus, sehingga kotoran atau sampah makanan tidak mencapai area kolam renang dan selalu bersih.



Untuk kolam khusus anak-anak saya rasa masih sama dengan kolam renang pada umumnya, kecil dan sangat dangkal. Sedangkan untuk kolam dewasa cukup besar dan memiliki kedalaman yang bervariasi, yaitu 1 meter – 2,5 meter. Di setiap kolam terdapat penjaga yang selalu memantau keadaan kolam renang, meminimalisir korban bila ada kecelakaan saat berenang.

Satu hal lagi yang membedakan kolam renang ini dengan yang lainnya adalah terdapat fasilitas papan luncur dan ember tumpah. Papan luncur dibagi 2 jenis, yang pertama hanya menurun ke bawah dan yang satunya memiliki lintasan cukup panjang dan berkelok.

Fasilitas papan luncur yang dibagi menjadi dua lintasan (Foto: Lastboy Tahara S)

Saya rasa kolam renang ini sangat pas bagi keluarga, pengunjung bisa berenang dan anak-anak bisa menikmati fasilitas bermain papan luncur. Adanya penjaga di setiap kolam juga membuat kolam renang ini terjamin dari segi keamanan. Bisa menikmati hari libur dengan rasa aman adalah impian setiap orang.

Bagi Anda yang ingin mengunjungi Kolam Renang Vila Meruya:

  • Perumahan Vila Meruya, RT.2/RW.6, Meruya Sel., Kembangan, Kota Jakarta Barat
  • Jam operasional: 06.00 WIB – 21.00 WIB

Melihat Fasilitas Olahraga Chevron Indonesia Company

Beberapa waktu yang lalu saat berwisata ke Balikpapan, saya sempat mengunjungi kantor Chevron Indonesia Company di Pasir Ridge Complex, Jalan Attaka Besar, Balikpapan. Chevron Indonesia Company adalah perusahaan minyak dan gas di Indonesia yang perusahaan induknya berada di Amerika. Produksi migas Chevron Indonesia Company sebagian besar dari lepas pantai Kutai, Kalimantan Timur.

Chevron masuk dalam deretan perusahaan migas terbesar di dunia, maka tak heran bila kantornya sangat bagus dan nyaman. Selain suasana, satu hal yang membuat saya takjub adalah fasilitas olahraga yang mereka miliki, yaitu kolam renang dan ruang fitness.

Untuk fasilitas kolam renang, air dan fasilitas pendukungnya sangat bersih. Semuanya tampak dirawat dengan baik. Kolam renang ini bisa digunakan pada hari Senin sampai Minggu, mulai dari jam 7 pagi sampai jam 6 malam. Keluarga dan anak karyawan boleh menggunakan kolam renang ini.  Meski fasilitas kolam renang berada di ruangan terbuka, dilarang keras untuk merokok.

Fasilitas kolam renang untuk karyawan Chevron Indonesia Company (Foto: Lastboy Tahara S)

Di atas kolam renang terdapat restaurant (Foto: Lastboy Tahara S)

Kemudian di belakang kolam renang terdapat ruangan fitness. Dengan beralaskan karpet empuk, ruangan fitness ini juga dilengkapi pendingin udara, sungguh sangat nyaman. Sedangkan untuk peralatan fitness, mereka merawatnya dengan baik, tidak ada cat terkelupas atau berkarat. Sangat beruntung karyawan yang menyukai olahraga fitness, karena mereka tidak perlu membuang waktu ke tempat Gym, karena semua sudah tersedia dengan baik di sini.

Fasilitas olahraga fitness di Chevron Indonesia Company (Foto: Lastboy Tahara S)

Secara pribadi saya sangat mengapresiasi Chevron Indonesia Company menyediakan fasilitas olahraga bagi karyawannya. Sebab sangat jarang ada kantor yang menyediakan fasilitas olahraga bagi karyawan. Terlebih lagi di Jakarta yang minim lahan, gedung-gedung kantor sudah berbentuk vertikal, menjulang seperti menara.

Kantor yang menyediakan area olahraga di Jakarta setahu saya hanya Kompas (Palmerah Selatan), di sana terdapat lapangan futsal, lapangan basket, lapangan bulu tangkis/tennis, dan ruangan karate. Untuk kantor lain yang minim lahan biasanya hanya menyediakan fasilitas olahraga yang tidak membutuhkan area luas seperti meja ping pong atau ruangan fitness.

Area khusus olahraga dapat dimanfaatkan oleh karyawan untuk mengolah tubuh agar lebih bugar. Olahraga juga dapat menyehatkan mental, yang tentunya dapat meningkatkan konsentrasi dan produktifitas karyawan dalam bekerja.  Maka dari itu pembangungan fasilitas olahraga di lingkungan kantor sangatlah penting. Karyawan sehat dan produktif, keuntungan perusahaan terus meningkat.

Page 2 of 6

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén