Lastboy

Anak laki-laki terakhir, suka wisata, dan kuliner

Lambatnya Bersepeda di Jalur CFD Jakarta

Di Jakarta aktifitas Car Free Day atau yang akrab disebut dengan CFD selalu menarik perhatian masyarakat. Setiap Minggu pagi ratusan warga Jakarta selalu memenuhi jalur khusus CFD untuk berolahraga. Saking ramainya aktifitas ini juga sering dipakai perusahaan untuk menyelenggarakan event yang berkaitan dengan olahraga dan tempat berkumpul. Terakhir kali saya mengikuti CFD Jakarta adalah saat mengikuti acara kantor, bukan berolahraga dan menyusuri jalan-jalan yang dibuat khusus CFD.

Saat ada kesempatan, saya langsung memutuskan untuk bersepeda ke area CFD di daerah Sudirman pada Minggu pagi. Saya bersiap dari Jalan Palmerah Barat sekitar pukul setengah 5 pagi. Memang sih masih gelap, tapi saya rasa itu adalah waktu yang tepat untuk bisa menikmati sensasi pagi di Jakarta. Dengan menggunakan sepeda standar Polygon Monarch 2.0 saya siap untuk memulai aktifitas CFD pertama saya di Jakarta.

Polygon Monarch 2.0

Polygon Monarch 2.0

Di sepanjang jalan, meskipun pagi masih gelap di Jakarta, aktifitas warganya masih ramai. Di sana saya masih sering menemui kendaraan berlalu-lalang, baik kendaraan pribadi atau kendaraan umum. Bahkan di Jalan Palmerah Barat kendaraan angkot beroperasi 24 jam. Jadi jangan harap bahwa pagi hari di Jakarta benar-benar sejuk tanpa polusi.

Namun suasana ramai tersebut berubah ketika saya memasuki kawasan Stadion Gelora Bung Karno. Di sini masyarakat lebih memilih memarkirkan kendaraannya, lalu berolahraga di kawasan tersebut. Ada yang lari pagi, bersepeda, senam, atau sekedar meregangkan otot. Biasanya mereka berolahraga di dalam stadion untuk lari pagi, namun karena sedang direnovasi untuk Sea Games, stadion ditutup untuk sementara waktu.

Warga berolahraga di kawasan Stadion GBK | Foto: Lastboy Tahara .S

Warga berolahraga di kawasan Stadion GBK | Foto: Lastboy Tahara .S

Memasuki kawasan Sudirman jalanan sudah dipenuhi oleh warga yang sedang berolahraga. Di sini jalanan ditutup bagi kendaraan bermotor selama CFD, jadi warga bisa leluasa untuk berolahraga di sepanjang jalan. Suasana pagi yang menyenangkan, segar dan bebas polusi. Sangat berbeda bila kita mengunjunginya saat hari kerja, jalan penuh dengan kendaraan bermotor.

Ratusan warga memadati jalur CFD Jakarta untuk berolahraga

Ratusan warga memadati jalur CFD Jakarta untuk berolahraga | Foto: Lastboy Tahara .S

Hanya saja untuk bersepeda, saya rasa ini bukan lah tempat yang tepat. Di sini saya tidak bisa mengkayuh sepeda dengan cepat, sebab kawasan Jalan Sudirman terlalu padat oleh warga yang berolahraga. Saking padatnya, kadang saya harus menuntun sepeda tersebut. Baru lah ketika agak lengang, sepeda bisa dipacu agak cepat. Sepertinya saya harus mencari rute baru untuk bersepeda pagi-pagi di Jakarta.

Tapi pengalaman pertama saya menyusuri jalur-jalur khusus CFD kali ini sungguh menyenangkan. Bisa berolahraga dan menikmati suasana pagi di Jakarta. Memang hanya sehari, tapi lumayan lah daripada tidak sama sekali. Salut untuk penggagas ajang CFD di Jakarta, warga jadi bisa berolahraga pagi dengan bebas tanpa gangguan kendaraan bermotor dan polusi.

Previous

Tanamera Coffee Populerkan Biji Kopi Lokal ke Dunia

Next

Menikmati Secangkir Kopi Guatemala di Louie Coffee

2 Comments

  1. Keke Naima

    Saya malah belum pernah ikut CFD ­čśÇ

  2. Aa Indra

    Wah, saya juga bisa dibilang jarang banget pergi ke CFD di pagi hari. Selain karena bukan morning person, CFD di daerah saya sepertinya sudah beralih fungsi menjadi pasar tumpah. Malah banyak orang yang berjualan daripada yang berolah raga. Jangankan bersepeda, untuk jalan kaki saja masih harus sempit-sempitan.

Leave a Reply

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén