Tulisan sebelumnya: Merasakan Sensasi Menyatu dengan Alam di Camp Bravo

Usai membersihkan badan dan tampil segar, saya kemudian bersiap menuju wisata air terjun bernama Curug Undak Dua. Curug ini dikenal dengan airnya yang segar dan jernih. Untuk menuju ke sana, saya berjalan kaki dari lokasi camping. Aksesnya sangat mudah, cukup mengikuti rute jalan setapak yang sudah dibuat oleh warga.

Selama berjalan kaki, trek yang dilalui lumayan berat dengan jalan setapak berbatu. Sesekali langkah kaki akan terasa berat karena harus melewati jalan yang menanjak. Meski lelah, selama jalan kaki kami disuguhi pemandangan alam yang amat indah. Terdapat lembah-lembah dengan pepohonan hijau dan sawah-sawah yang membentang.

Panorama alam selama perjalanan menuju Curug Undak Dua. (Foto: Lastboy Tahara S)

Semakin jauh melangkah, saya pun memasuki kumpulan pohon pinus yang menjulang. Dikelilingi pepohonan terasa amat spektakuler bagi saya, sebab suasana alam seperti ini yang tidak ada di kota. Saya kemudian merogoh kamera untuk mendokumentasikan pengalaman ini, walau cahayanya cukup gelap karena tertutupi oleh pohon dan dedaunan.

Kumpulan pohon pinus sebelum menuju lokasi Curug Undak Dua (Foto: Lastboy Tahara S)

Usai mendokumentasikan suasana kumpulan pohon pinus, saya pun melanjutkan perjalanan. Tak terasa saya telah berjalan kaki selama 30 menit, kemudian suara gemuruh air sayup-sayup mulai terdengar. Makin jauh melangkah, sampailah saya di lokasi Curug Undak Dua. Cukup susah untuk menuju ke sana rupanya, harus menuruni jalan setapak yang lumayan terjal. Namun inilah alam, segala tantangannya menjadi bumbu dalam perjalanan untuk dikenang.

Tepat di lokasi Curug Undak Dua suara gemuruh air makin kencang. Aliran air ini mengalir dari ketinggian sekitar 6 meter dengan debit air yang luar biasa. Kemudian di sekitar curug terdapat batu-batu besar yang dapat digunakan pengunjung untuk sekadar duduk-duduk atau bersantai. Beberapa pengunjung juga terlihat menceburkan diri ke dalam air dan berswafoto.

Tak ingin ketinggalan, saya dan rekan-rekan yang lain bergegas menceburkan diri ke dalam air. Pertama sempat kaget dengan suhu air yang amat dingin, tapi lama-lama terbiasa juga. Beberapa rekan saya bahkan sudah berani untuk menceburkan dirinya hingga kepala. Selain menyegarkan, air di Curug Undak Dua juga sangat jernih, hingga bebatuan di dasarnya tampak terlihat jelas. Sesekali air berkilau seperti Kristal akibat pantulan sinar matahari.

Menikmati kesegaran air Curug Undak Dua. (Foto: Lastboy Tahara S)
Jernihnya air di Curug Undak Dua, bebatuan di dasarnya sampai terlihat jelas. (Foto: Lastboy Tahara S)

Puas menikmati air terjun, kami kemudian berswafoto untuk mengabadikan moment. Setelah itu kami kembali menuju tempat kemah dengan berjalan kaki sambil bersenda-gurau. Sungguh pengalaman yang menyenangkan, menikmati keindahan alam yang masih asri. Semoga lokasi wisata ini mendapat perhatian lebih dari pemerintah, sehingga lokasi wisata Curug Undak Dua semakin ramai dan dapat memajukan perekonomian warga di sekitarnya.

One thought on “Segarnya Wisata Curug Undak Dua di Sukabumi

  1. kalau ke curug selalu ya jalannya agak sulit , makanya kalau sdh sampai terasa sekali gembiranya apalagi kl air terjunnya bgs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *