Ini adalah cerita lanjutan setelah berkemah di Ranca Upas. Menjelang siang kami menuju penangkaran rusa yang tidak jauh dari area perkemahan. Di sini kita dapat melihat belasan rusa dilepas secara bebas dan memberi makan. Untuk masuk ke penangkaran rusa tidak dikenakan biaya sama sekali, cukup membayar uang tiket masuk ke area perkemahan Ranca Upas.

Penangkaran rusa di sini cukup luas, dengan padang rumput yang membentang rusa dapat dengan bebas berlarian. Ada pula saluran parit-parit kecil melintasi rerumputan sebagai drainase yang juga mempercantik area penangkaran. Bila ingin melihat aktifitas rusa, disediakan jembatan kayu supaya pengunjung dapat melihat rusa dari atas.

Di lorong jembatan kayu juga terdapat beberapa papan informasi tentang anatomi tubuh rusa. Namun sayang, tulisan yang tertera pada papan sudah mulai sulit dibaca. Kertas di dalamnya tampak lusuh dan pudar. Pengelola perlu memperbarui papan informasi tersebut supaya dapat lebih layak dibaca.

Papan informasi yang sudah pudar dan sulit dibaca (Foto: www.lastboytahara.com)

Saat itu saya dan rekan-rekan tidak menghabiskan waktu di jembatan kayu, kami langsung menuju ke bawah untuk melihat rusa dari dekat. Penangkaran rusa di sini berbeda dengan penangkaran rusa lainnya, kita dapat melihat rusa dengan bebas. Sama sekali tidak dibatasi oleh kandang. Bahkan kita juga bisa memberi makan rusa dari dekat.

Untuk memancing agar rusa mau mendekat, saat itu kami membeli satu ikat wortel yang dijual di penangkaran seharga Rp 10.000. Kami lalu menuruni tangga dan melambaikan satu buah wortel. Benar saja, beberapa rusa langsung menghampiri kami dan melahap wortel. Pengalaman yang sangat menarik, dapat begitu dekatnya dengan rusa, bahkan sampai bisa mengelus kepalanya.

Penangkaran rusa di Ranca Upas dengan panorama bukit (Foto: www.lastboytahara.com)
Jinaknya rusa di Ranca Upas (Foto: www.lastboytahara.com)
Pengunjung dapat dengan bebas mendekati rusa dan memberi makan (Foto: www.lastboytahara.com)

Meski tampak jinak, tetap harus hati-hati ketika mendekat, sebab tanduk rusa yang sudah dewasa lumayan tajam. Beruntung, kala itu kami ditemani oleh pawang rusa yang mengatur pergerakan rusa. Ia dapat memerintahkan rusa-rusa yang tersebar untuk berkumpul mendekati pengunjung.

Selain kami, saat itu tampak juga pasangan yang sedang melakukan sesi pemotretan prewedding. Pilihan lokasi yang tepat menurut saya, tak banyak lokasi asyik untuk foto bersama rusa-rusa yang dilepas bebas. Apa lagi ditambah dengan keindahan panorama bukit sebagai latar belakangnya. Tak heran bila lokasi ini jadi hit di media sosial. Keren!

 

Bagi pembaca yang tertarik berkunjung ke penangkaran rusa, berikut alamatnya:

Jalan Ciwidey-Patengan Km. 11, Patengan, Rancabali, Bandung, Jawa Barat. Satu lokasi dengan bumi perkemahan Ranca Upas.

2 thoughts on “Serunya Memberi Makan Rusa dari Dekat di Ranca Upas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *