Netflix yang selama ini dikenal konsisten menayangkan serial film superhero dari adaptasi komik Marvel, kini mendadak berubah haluan. Pada 15 Februari 2019 lalu, mereka telah merilis serial film superhero, The Umbrella Academy, yang diadaptasi dari komik Dark Horse karya Gerard Way, mantan vokalis My Chemical Romance.

Film The Umbrella Academy menawarkan cerita tentang superhero dengan ide yang tidak biasa. Anda tak akan melihat superhero yang berasal dari keturunan makhluk luar angkasa atau manusial super hasil eksperimen laboratorium.

Dalam trailer resmi Netflix, cerita dimulai pada tahun 1989. Saat itu ada 43 bayi di seluruh dunia lahir serentak dari wanita yang tidak menunjukkan tanda-tanda kehamilan sebelumnya. Jadi, mereka melahirkan secara tiba-tiba begitu saja.

Kemudian ada seorang miliarder dengan gaya eksentrik bernama Sir Reginald Hargreeves, mengadopsi 7 dari bayi-bayi tersebut. Tak seperti pada orang tua pada umumnya yang memanggil anaknya dengan sebutan manis. Hargreeves memanggil anak-anaknya dengan sebutan angka, yaitu si nomor satu, dua, tiga, empat, lima, enam, dan tujuh.

Masing-masing dari mereka memiliki kekuatan aneh yang tak seperti manusia pada umumnya. Hargreeves yang ingin mengembangkan kemampuan mereka menjadi superhero, kemudian mendirikan The Umbrella Academy. Dalam trailer, mereka dikenalkan ke publik dengan penutup mata khas penyamaran superhero.


Hargreeves (kanan) bersama anak-anaknya yang telah bergabung dalam The Umbrella Academy (Netflix)
Para superhero The Umbrella Academy saat masih remaja (Netflix)

Singkat cerita, keluarga Hargreeves mengalami masalah dan membuat anak-anaknya memilih untuk berpisah satu sama lain. Setelah 17 tahun lamanya, mereka pun akhirnya berkumpul kembali karena mendengar kabar sang ayah telah meninggal. Sayangnya, tidak ada informasi yang jelas mengenai penyebab meninggalnya sang ayah.

Menjelang prosesi pemakaman, hanya satu anak yang tidak hadir, yaitu si nomor lima. Ia telah dinyatakan hilang secara misterius selama belasan tahun. Namun saat beberapa saudaranya telah berkumpul, si nomor lima tiba-tiba muncul melalui portal waktu dengan fisik seorang anak remaja.

Rupanya si nomor lima sempat terjebak di masa depan karena kemampuannya yang dapat melintasi waktu. Gangguan di dimensi waktu yang berbeda menyebabkan fisiknya tidak bertambah tua. Ia masih sama seperti sejak pertama kali dinyatakan hilang, saat masih berusia 13 tahun. 

Si nomor lima (kiri) saat bersama dengan saudaranya (Netflix)

Meski tampil dalam wujud anak remaja, perkembangan jiwanya tetap mengikuti waktu masa kini. Sehingga ia tampak seperti anak remaja dengan pola pikir dan kebiasaan seorang pria berusia 58 tahun. 

Usai berhasil kembali ke masa kini, di hadapan para saudaranya ia mengklaim telah melihat dunia akan hancur dalam delapan hari lagi. Sayangnya, ia tidak memiliki cara untuk menghentikannya.

Si nomor lima saat berada di masa depan melihat kehancuran dunia (Netflix)

Berawal dari kemunculan si nomor lima itu lah, cerita seru The Umbrella Academy baru dimulai. Para anak-anak Hargreeves harus bekerja sama untuk memecahkan misteri kematian ayahnya, sekaligus menyelamatkan dunia dari kehancuran.

Selain alur cerita yang menarik, trailer The Umbrella Academy juga menyuguhkan soundtrack yang keren. Rupanya sang penulis cerita komik, Gerard Way, juga turut serta mengisi soundtrack trailer film tersebut.

Way membawakan ulang lagu klasik tahun 80an Hazy Shade of Winter bersama mantan gitarisnya, Ray Toro. Ini merupakan kabar gembira bagi para penggemar My Chemical Romance yang telah lama merindukan personelnya untuk reuni dan beraksi kembali di dunia musik.

Trailer resmi The Umbrella Academy

Lagu A Hazy Shade of Water yang menjadi soundtrack trailer film ini merupakan karya Simon & Garfunkel’s pada 1966 dalam album Bookends. Namun lebih populer saat dibawakan oleh The Banglez pada 1987, saat ditampilkan dalam film Less Than Zero. Maka tak heran bila Way akhirnya terinspirasi The Bangles untuk cover lagu yang sama.

Modifikasi musik dari Way membuat lagu ini jadi lebih berenergi. Dengan teriakannya yang khas dan berpadu dengan suara paduan suara, mampu menambah suasana sinematik yang luar biasa. Belum lagi aksi Toro sebagai gitaris, lagu ini jadi tambah berenergi dengan riff gitar yang meraung-raung.

Bagaimana, tertarik untuk menonton? The Umbrella Academy telah tayang di Netflix pada 15 Februari 2019 lalu sebanyak 10 episode. Film ini diproduksi oleh Universal Cable Productions, dengan Steve Blackman menjabat sebagai executive producer dan showrunner.

Poster film The Umbrella Academy (Netflix)

Kemudian ada  Jeff F. King, Bluegrass Television, Mike Richardson, dan Keith Goldberg dari Dark Horse Entertainment sebagai additional executive producer. Sedangkan Gerard Way dan Gabriel Ba akan membantu sebagai co-executive producer.

Pemeran utama: Ellen Page, Tom Hopper, David Castaneda, Emmy Raver-Lampman, Robert Sheehan, Aidan Gallagher dan Colm Feore.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *